Disfungsi Ereksi: Fakta Yang Harus Anda Ketahui

Seringkali, kebanyakan orang berpikir bahwa Disfungsi Ereksi (disingkat DE) adalah penyakit, tapi bukan itu masalahnya. Berbeda dengan kepercayaan pada kebanyakan orang, ini bukan “penyakit orang tua”. Faktanya adalah bahwa baik yang muda maupun tua mungkin mengalami DE pada suatu waktu dalam kehidupan mereka. Penting juga untuk diingat bahwa ini bukan suatu jenis penyakit. Sebaliknya, ini hanya berupa kondisi seperti kondisi lain yang mungkin bisa ditangani. Selain itu, DE adalah masalah psikologis dan dalam banyak kasus dapat ditangani dengan sukses. Jika Anda ingin mengetahui beberapa fakta, kami sarankan agar Anda membaca artikel ini. Baca terus untuk mengetahui lebih banyak.

Anatomi Alat Vital Pria

Anatomi Alat Vital Pria

Fakta dan Mitos

Pertama-tama, Disfungsi Ereksi tidak termasuk dalam kategori penyakit. Disfungsi Ereksi tidak terjadi karena infeksi atau bakteri. Selain itu, ini bukan penyakit menular. Menurut dokter, ini adalah kondisi medis seperti tekanan darah tinggi / rendah atau artritis. Sama seperti orang-orang dengan artritis, orang-orang dengan DE dapat menjalani gaya hidup sehat asalkan mereka mengelola dengan benar kondisi ini.

Seiring bertambahnya usia, Anda merasa sulit mendapatkan ereksi. Dalam hal ini, tepat untuk mengatakan bahwa DE adalah kondisi yang terkait dengan usia. Tapi masalahnya adalah bisa menyerang orang muda juga. Sebenarnya, 20% pria mengalami kondisi ini. Jadi, ini sangat sering dialami oleh banyak pria.

Baca Juga: Mengapa Penis Bisa Jadi Kurang Peka

Kesalahpahaman umum lainnya adalah bahwa masalah ini terkait dengan rendahnya libido atau nafsu seks. Sebenarnya, keduanya berbeda. Orang dengan libido rendah, ia hanya mengalami kurang keinginan untuk berhubungan seks. Di sisi lain, DE terjadi saat darah mengalir terbatas ke otot penis sehingga penis menjadi kurang keras, ini sering juga disebut lemah syahwat. Akibatnya, Anda merasa sulit untuk mengalami atau mempertahankan ereksi. Faktanya adalah bahwa bahkan pria sehat pun bisa mengalami masalah ini. Siapa pun bisa menderita kondisi ini terlepas dari ras mereka.

Seringkali, beberapa orang berpikir bahwa kondisi ini turun-temurun, ini tidak benar. Memang benar bahwa beberapa kondisi turun-temurun dapat menyebabkan masalah ini, tapi tidak tepat untuk mengatakan bahwa jika Anda mengalami DE, anak Anda juga akan mengalaminya. Sebagai fakta, masalah ini tidak terkait dengan ras sama sekali. Jadi, seharusnya tidak dikaitkan dengan ras tertentu.

Cara Menangani Disfungsi Ereksi
Untuk mengetahui apakah Anda mengalami disfungsi ereksi, Anda harus mengetahui gejala berikut. Gejala ini akan memberi tahu Anda apakah Anda benar-benar perlu melakukan sesuatu untuk membuat kehidupan seksual Anda menjadi lebih baik.

  • Mengalami ereksi yang lembut
  • Mengalami ereksi yang terlalu singkat
  • Tidak ada ereksi sama sekali

Hampir semua jenis kelainan seksual termasuk DE dapat ditangani dengan mengubah perubahan gaya hidup seperti menurunkan berat badan, tidak mengkonsumsi alkohol, berolahraga, makan dengan baik dan mengurangi stres. Padahal, setiap aktivitas yang bisa membantu Anda memperbaiki aliran darah di tubuh Anda bisa memperbaiki masalah ini.

Bagi beberapa pria, perubahan gaya hidup sederhana bisa saja tidak bekerja. Memang ini merupakan hal baik untuk menjaga berat badan dan olahraga secara teratur, tapi ini mungkin tidak membantu beberapa orang untuk menyingkirkan DE. Mereka membutuhkan obat-obatan untuk mengatasi masalah ini. Misalnya, mereka bisa mencoba Viagra, Cialis, Levitra atau obat pembesar penis lainnya untuk meningkatkan aliran darah ke daerah penis. Anda bisa memilih salah satu obatnya tapi sebaiknya dokter Anda juga mengetahuinya. Semoga artikel ini bisa bermanfaat.

Berikan Komentar

OBAT PEMBESAR PENIS PENIRUM ASLI KAPSUL ORIGINAL JUAL PENIRUM ASLI
WhatsApp
SMS
TELP
BBM
error: Content is protected !!